PT SAS-Pemuda Pancasila Bergerak Lawan Dampak Kabut Asap, 5 Ribu Masker Disebar di Jambi

WIB
ist

JAMBI - Kabut asap masih menyelimuti sejumlah wilayah di Jambi. Di tengah kondisi itu, Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila Provinsi Jambi memilih turun langsung ke masyarakat.

Dikomandoi Ketua MPW Pemuda Pancasila Provinsi Jambi Adri SH MH, organisasi loreng oranye-hitam itu menggelar bakti sosial berupa pembagian 5.000 masker.

Aksi dimulai Sabtu (29/8/2026).

Tidak hanya menyasar Kota Jambi. Ribuan masker tersebut juga akan disebarkan ke Kabupaten Muaro Jambi hingga sebagian wilayah Batanghari.

Adri yang akrab disapa Panglima Adri mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemuda Pancasila terhadap masyarakat yang harus tetap beraktivitas di tengah kondisi udara yang terdampak asap.

"Mulai hari ini MPW Pemuda Pancasila Provinsi Jambi bergerak membagikan 5.000 masker kepada masyarakat. Sasarannya Kota Jambi, Muaro Jambi dan sebagian wilayah Batanghari. Ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada masyarakat yang saat ini masih menghadapi dampak kabut asap," kata Adri.

5 Ribu Masker Mulai Disebar

Pembagian masker dilakukan secara bertahap.

Kader Pemuda Pancasila akan menyasar masyarakat yang banyak beraktivitas di luar ruangan.

Pengendara sepeda motor, pekerja lapangan, pedagang hingga masyarakat umum menjadi sasaran aksi sosial tersebut.

Menurut Adri, pembagian masker merupakan langkah sederhana, tetapi dibutuhkan masyarakat ketika kualitas udara memburuk akibat asap.

"Memang ini tidak menyelesaikan persoalan karhutla secara keseluruhan. Tetapi setidaknya ada sesuatu yang bisa kita lakukan untuk membantu masyarakat melindungi diri. Kalau kita punya tenaga dan punya jaringan, tentu harus kita gunakan untuk hal-hal yang bermanfaat," ujarnya.

Ia meminta kader Pemuda Pancasila yang terlibat dalam kegiatan tersebut melaksanakan pembagian secara tertib dan memastikan bantuan benar-benar sampai kepada masyarakat.

Didukung PT SAS dan Pemprov Jambi

Lima ribu masker yang disalurkan tersebut berasal dari dukungan PT SAS dan Pemerintah Provinsi Jambi.

Adri menyampaikan apresiasi kepada kedua pihak karena telah ikut mendukung aksi kemanusiaan tersebut.

"Atas nama keluarga besar MPW Pemuda Pancasila Provinsi Jambi, kami menyampaikan terima kasih kepada PT SAS dan Pemerintah Provinsi Jambi yang telah memberikan dukungan sehingga 5.000 masker ini bisa kita salurkan kepada masyarakat," katanya.

Menurut Adri, menghadapi dampak karhutla membutuhkan kolaborasi.

Pemerintah bekerja dalam penanganan kebakaran.

Petugas berjibaku di lapangan.

Sementara organisasi kemasyarakatan, dunia usaha dan elemen masyarakat dapat mengambil peran sesuai kemampuan masing-masing.

"Persoalan seperti ini tidak bisa hanya dibebankan kepada satu pihak. Pemerintah bekerja, petugas bekerja, dunia usaha juga harus peduli dan organisasi kemasyarakatan harus ikut bergerak. Kalau semua mengambil bagian, beban masyarakat tentu bisa kita ringankan bersama-sama," ujarnya.

Panglima Adri: Jangan Hanya Menonton

Adri mengatakan Pemuda Pancasila tidak ingin hanya menjadi penonton ketika masyarakat menghadapi persoalan.

Menurutnya, organisasi besar harus memiliki kepekaan sosial.

"Kita ini bagian dari masyarakat. Ketika masyarakat kesulitan, Pemuda Pancasila harus hadir. Tidak cukup hanya melihat atau bicara. Kita harus turun dan melakukan apa yang bisa dilakukan," kata Adri.

Ia mengatakan jaringan Pemuda Pancasila yang tersebar di daerah akan dimanfaatkan untuk membantu distribusi masker.

Hal itu pula yang membuat pembagian tidak hanya dipusatkan di Kota Jambi.

Muaro Jambi dan Batanghari ikut menjadi sasaran.

"Karena dampak asap tidak hanya dirasakan di satu titik. Makanya kita sebar. Kita ingin bantuan ini menjangkau masyarakat lebih luas," katanya.

Berharap Kabut Asap Segera Berakhir

Di balik aksi tersebut, Adri juga berharap kondisi karhutla di Jambi segera membaik.

Ia mendoakan petugas yang masih bekerja di lapangan diberi kesehatan dan keselamatan.

"Kita semua tentu berharap kabut asap ini segera berakhir. Mudah-mudahan kebakaran bisa ditangani, cuaca semakin membaik dan masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan udara yang sehat," ujar Adri.

Ia juga mengajak masyarakat ikut menjaga lingkungan dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

Menurutnya, kerja pemadaman akan jauh lebih berat apabila pada saat bersamaan masih muncul kebakaran baru.

"Petugas sudah bekerja keras. Kita bantu mereka dengan menjaga lingkungan masing-masing. Jangan membuka lahan dengan membakar dan jangan melakukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan api," katanya.

Loreng Turun ke Jalan

Bagi MPW Pemuda Pancasila Jambi, aksi pembagian 5.000 masker tersebut bukan sekadar agenda organisasi.

Adri ingin kegiatan itu menjadi pesan kepada seluruh kader bahwa kekuatan organisasi harus diterjemahkan menjadi manfaat.

Hari ini, manfaat itu berbentuk masker.

Besok bisa berbeda.

"Yang penting Pemuda Pancasila harus tetap dekat dengan masyarakat. Hari ini kita bantu dengan masker. Kalau ke depan ada kebutuhan masyarakat yang bisa kita bantu, tentu kita akan lihat dan kita koordinasikan," kata Adri.

Lima ribu masker kini mulai bergerak.

Dari Kota Jambi.

Masuk ke Muaro Jambi.

Hingga sebagian wilayah Batanghari.

Di tengah udara yang masih diselimuti kabut asap, Panglima Adri dan pasukannya memilih turun ke lapangan.

Bukan membawa komando politik.

Kali ini mereka membawa masker. (*)

Galeri Foto :

BeritaSatu Network