HUT ke-81 RI, Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Siapkan Kado Kota Jambi Jambi, DPRD Kota Jambi Inisiatif Seragam Sekolah Gratis Mulai 2027

WIB
Ist

JAMBI – Memaknai 81 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, DPRD Kota Jambi tidak ingin semangat kemerdekaan berhenti pada upacara dan seremoni. Momentum HUT ke-81 RI justru menjadi pengingat bahwa masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan bersama untuk benar-benar menghadirkan kemerdekaan dalam kehidupan masyarakat.

Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly, S.E., menegaskan, kemerdekaan harus diterjemahkan melalui kebijakan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Dua persoalan yang menjadi perhatian serius DPRD Kota Jambi yakni penanganan banjir dan pemerataan akses pendidikan. Masyarakat Kota Jambi harus terus menjaga silaturahmi, kerukunan dan persatuan. Namun di balik perayaan kemerdekaan, masih terdapat berbagai tantangan yang menjadi tanggung jawab bersama pemerintah, DPRD dan seluruh masyarakat.

“Berkaitan dengan peringatan 17 Agustus ini, saya berpesan kepada masyarakat Kota Jambi untuk terus menjalin silaturahmi, menjaga kerukunan. Tetapi yang lebih penting, masih banyak PR yang diwariskan kepada kita sebagai penerus bangsa. Ini yang harus kita selesaikan bersama,” ujar Kemas.

Salah satu persoalan yang menurut Kemas harus menjadi perhatian bersama adalah persoalan banjir. Upaya membangun Kota Jambi yang benar-benar merdeka dan nyaman bagi masyarakat tidak akan lengkap jika persoalan banjir masih menjadi keluhan yang terus berulang.

“Salah satu catatan kita dalam memaknai hari kemerdekaan, khususnya di Kota Jambi, masih ada beban berat yang harus kita pikul bersama. Bagaimana kita bisa memerdekakan Kota Jambi dari banjir. Ini menjadi salah satu problem yang harus kita tuntaskan karena banjir masih menjadi keluhan masyarakat,” tegasnya.

Menurut Kemas, penanganan banjir membutuhkan kerja bersama dan kebijakan yang berkelanjutan, mulai dari pembenahan sistem drainase, pengelolaan lingkungan, infrastruktur pengendalian air hingga koordinasi lintas sektor. Kemerdekaan harus dapat dirasakan masyarakat dalam bentuk rasa aman, nyaman dan terlindungi dari persoalan yang mengganggu kehidupan sehari-hari.

Selain persoalan banjir, Kemas menaruh perhatian besar terhadap dunia pendidikan. Pendidikan merupakan fondasi utama dalam menyiapkan generasi menuju Indonesia Emas 2045. Karena itu, tidak boleh ada anak Kota Jambi yang kehilangan kesempatan mendapatkan pendidikan hanya karena terkendala persoalan ekonomi.

Kemas bahkan mengungkapkan adanya inisiatif DPRD Kota Jambi untuk mendorong pemberian seragam sekolah gratis bagi peserta didik baru pada tahun 2027.

Program tersebut diarahkan bagi anak-anak yang masuk melalui jalur yang menjadi prioritas, termasuk jalur afirmasi bagi masyarakat kurang mampu, serta skema berdasarkan kriteria dan data penerima yang ditetapkan sesuai ketentuan.

“Kemudian yang kedua, memaknai kemerdekaan ini, pemerintah Kota Jambi harus memerdekakan dunia pendidikan. Saya bermimpi bagaimana biaya pendidikan di Kota Jambi ini bisa semakin ringan, bahkan kebutuhan dasar sekolah bisa dibantu pemerintah,” ungkap Kemas.

DPRD Kota Jambi akan mendorong langkah konkret agar pada 2027 terdapat kebijakan pemberian seragam khusus bagi anak-anak yang baru masuk SD dan SMP, terutama mereka yang memenuhi kriteria penerima bantuan.

“Insyaallah DPRD Kota Jambi berinisiatif pada tahun 2027 memberikan seragam khusus bagi anak-anak yang baru mendaftar sekolah SD dan SMP, terutama bagi mereka yang memenuhi kriteria melalui jalur afirmasi dan masyarakat yang membutuhkan. Bagaimana kita bisa memerdekakan masyarakat yang tidak mampu dari beban biaya seragam sekolah,” tegasnya.

Menurut Kemas, seragam mungkin terlihat sebagai kebutuhan sederhana. Namun bagi keluarga kurang mampu, biaya perlengkapan sekolah dapat menjadi beban ketika harus dipenuhi bersamaan dengan kebutuhan pendidikan lainnya. DPRD Kota Jambi ingin memastikan semangat kemerdekaan benar-benar hadir di tengah keluarga masyarakat.

Bukan hanya merdeka dari penjajahan, tetapi juga merdeka dari kekhawatiran orang tua ketika anaknya ingin bersekolah.

Ketua DPRD Kota Jambi menilai, keberpihakan terhadap pendidikan merupakan salah satu bentuk nyata perjuangan mengisi kemerdekaan. Anak-anak yang hari ini duduk di bangku SD dan SMP merupakan generasi yang akan menjadi bagian penting dalam perjalanan menuju Indonesia Emas 2045. Pemerintah daerah bersama DPRD harus terus memastikan akses pendidikan semakin merata dan terjangkau.

“Beberapa langkah konkret yang bisa kita lakukan untuk mengisi kemerdekaan di usia 81 tahun ini adalah melanjutkan perjuangan yang pro terhadap rakyat. Salah satunya mengutamakan pendidikan sebagai cikal bakal masa depan Indonesia Emas 2045,” kata Kemas.

DPRD Kota Jambi akan terus mengawal kebijakan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Semangat kemerdekaan, katanya, harus diwujudkan melalui keberanian menyelesaikan persoalan yang masih menjadi beban masyarakat.

Mulai dari persoalan banjir, pendidikan, pelayanan publik hingga peningkatan kesejahteraan, seluruhnya harus menjadi bagian dari perjuangan bersama.

“Kemerdekaan harus kita isi dengan kerja nyata. Kalau dulu para pahlawan berjuang merebut kemerdekaan, tugas kita sekarang adalah memastikan masyarakat benar-benar merasakan kemerdekaan itu. Anak-anak bisa sekolah, orang tua tidak terbebani biaya pendidikan, masyarakat merasa aman dari banjir dan pembangunan benar-benar hadir untuk rakyat,” pungkas Kemas.

Dengan semangat HUT ke-81 Kemerdekaan RI, DPRD Kota Jambi menegaskan komitmennya untuk terus mendorong kebijakan yang berpihak kepada masyarakat. Kemerdekaan bukan sekadar dirayakan setiap 17 Agustus, tetapi harus dirasakan manfaatnya setiap hari oleh seluruh masyarakat Kota Jambi.

BeritaSatu Network