PADANG — Manajemen PTPN IV Regional IV memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk mendukung kelancaran operasional perusahaan di sejumlah kabupaten.
Koordinasi dilakukan dalam pertemuan dengan Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah di Surau Istana Gubernur Sumatera Barat, Rabu, 15 Juli 2026.
Pertemuan diawali dengan pelaksanaan salat Subuh berjamaah. Setelah itu, manajemen PTPN IV Regional IV berdialog dengan Mahyeldi mengenai kegiatan perusahaan dan rencana pengembangan operasional perkebunan di Sumatera Barat.
Hadir dalam pertemuan tersebut Region Head PTPN IV Regional IV Khayamuddin Panjaitan, Operation Head Ridho Syahputra Manurung, Koordinator Antar-Lembaga Bambang Suparsono, dan Sekretaris Perusahaan Muhammad Ridwan.
Dalam pertemuan itu, manajemen PTPN IV Regional IV menyampaikan sejumlah rencana perusahaan kepada Gubernur Sumatera Barat.
Khayamuddin juga menyampaikan harapan agar operasional perusahaan memperoleh dukungan dan koordinasi dari pemerintah daerah.
Menurut manajemen, komunikasi dengan pemerintah daerah diperlukan karena kegiatan perkebunan bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat, pemerintah kabupaten, tenaga kerja, serta pembangunan ekonomi daerah.
PTPN IV Regional IV berharap koordinasi yang terbangun dapat membantu penyelesaian berbagai kebutuhan operasional melalui mekanisme dan kewenangan masing-masing pihak.
Namun, bahan awal belum memerinci program, target investasi, maupun persoalan operasional tertentu yang dibahas dalam pertemuan tersebut.
PTPN IV Regional IV memiliki wilayah operasional perkebunan di empat kabupaten di Sumatera Barat.
Wilayah tersebut meliputi Kebun Ophir di Kabupaten Pasaman Barat, Kebun Pangkalan di Kabupaten Lima Puluh Kota, Kebun Solok Selatan di Kabupaten Solok Selatan, serta Kebun Danau Kembar di Kabupaten Solok.
Keberadaan perkebunan tersebut membuat koordinasi perusahaan tidak hanya dilakukan dengan pemerintah provinsi, tetapi juga membutuhkan komunikasi dengan pemerintah kabupaten dan masyarakat di sekitar wilayah operasional.
Manajemen berharap sinergi dengan pemerintah daerah dapat memberikan manfaat terhadap kegiatan ekonomi, penyerapan tenaga kerja, pengembangan komoditas, dan pemberdayaan masyarakat sekitar kebun.
Pertemuan dengan Mahyeldi menjadi bagian dari upaya perusahaan memperkuat hubungan kelembagaan dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.
PTPN IV Regional IV menyatakan komunikasi akan terus dilanjutkan agar kegiatan perusahaan dapat berjalan sesuai ketentuan serta selaras dengan program pembangunan daerah.
Pertemuan tersebut belum menghasilkan kesepakatan atau kerja sama formal yang diumumkan kepada publik.
Karena itu, agenda itu lebih tepat dipandang sebagai tahap awal koordinasi dan penyampaian rencana operasional perusahaan kepada pemerintah daerah.(*)