Sambut Jamaah Haji BTH 13 Kota Jambi, Al Haris Minta Maaf Jika Layanan Belum Sempurna

WIB
Ist

JAMBI – Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., menyambut kedatangan jamaah haji Provinsi Jambi Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi, kelompok terbang BTH 13 Kota Jambi.

Penyambutan berlangsung di Asrama Haji Kota Baru Jambi, Selasa (16/6/2026) malam.

Kedatangan jamaah disambut langsung Gubernur Jambi Al Haris. Hadir pula Wali Kota Jambi Maulana, Kakanwil Haji dan Umrah Provinsi Jambi Wahyudi Abdul Wahab, Ketua Dewan Masjid Provinsi Jambi Haviz Husaini, serta sejumlah pejabat lainnya.

Malam itu menjadi momen penuh haru. Jamaah yang telah menunaikan rukun Islam kelima akhirnya kembali ke Jambi. Keluarga menunggu. Pemerintah menyambut. Doa-doa dipanjatkan.

Dalam sambutannya, Al Haris menyampaikan rasa syukur atas kembalinya jamaah haji ke tanah air. Ia bersyukur, khusus untuk kloter 13, tidak ada jamaah yang meninggal dunia selama pelaksanaan ibadah haji.

“Alhamdulillah seluruh jamaah sudah kembali dan dalam keadaan sehat. Jika ada yang sakit, itu hal yang biasa mengingat beban dan kondisi selama pelaksanaan ibadah haji,” ujar Al Haris.

Al Haris juga menyelipkan guyonan ringan yang membuat suasana penyambutan menjadi lebih hangat. Ia menyebut jamaah berangkat pada tahun 1447 Hijriah dan pulang pada tahun 1448 Hijriah.

“Alhamdulillah. Dan hebatnya lagi, berangkat tahun 1447, balik 1448, setahun di Makkah. Setahun di Makkah ini ya. Iya ndak? Walaupun hilal, nah ini luar biasa,” kata Al Haris.

Ucapan itu disambut jamaah dan keluarga dengan jawaban serentak, “Alhamdulillah,” lalu tepuk tangan menggema di lokasi penyambutan.

Al Haris mendoakan seluruh jamaah haji asal Provinsi Jambi mendapatkan haji yang mabrur. Ia yakin pengalaman spiritual di Tanah Suci meninggalkan kerinduan mendalam bagi setiap jamaah.

Menurutnya, siapa pun yang sudah merasakan suasana ibadah di Makkah dan Madinah pasti ingin kembali lagi.

“Saya yakin dan percaya, kalau disuruh seminggu libur di rumah, besok ke Makkah, pasti mau lagi semuanya,” ujar Al Haris.

Jamaah yang hadir pun menjawab, “Mau.”

“Bahkan? Pasti mau. Terbayang-bayang Makkah terus, rumah para nabi, insya Allah mudah-mudahan,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Al Haris juga menyampaikan permohonan maaf kepada jamaah. Ia mengakui, dalam pelayanan haji, masih mungkin terdapat kekurangan, baik sejak proses keberangkatan, perjalanan, pelaksanaan ibadah, hingga kepulangan ke daerah.

“Kami Pemerintah Provinsi Jambi, Kakanwil Haji, Pak Wali Kota, mohon maaf manakala Bapak, Ibu, dari mulai berangkat, proses keberangkatan, sampai berangkat, sampai balik, mungkin banyak layanan daripada petugas kami yang mungkin tidak memuaskan, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya,” kata Al Haris.

Al Haris menegaskan pemerintah akan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan haji dari tahun ke tahun. Menurutnya, pelayanan kepada jamaah harus terus dievaluasi agar pelaksanaan ibadah haji semakin nyaman, tertib, dan berjalan lebih baik.

Ia juga memberikan apresiasi khusus kepada petugas kesehatan yang aktif melayani jamaah selama berada di Tanah Suci. Terutama bagi jamaah yang membutuhkan perhatian medis selama proses ibadah berlangsung.

Menurut Al Haris, kondisi kesehatan jamaah memang menjadi salah satu perhatian penting. Cuaca, aktivitas ibadah yang padat, kondisi tenda, serta kelelahan fisik dapat membuat sebagian jamaah memerlukan perawatan.

Namun ia meminta jamaah dan keluarga tetap tenang serta bersabar.

“Tetap bersabar, jalankan ibadah seperti biasa. Bila ada yang dirawat, itu tidak apa-apa. Insya Allah semua rangkaian ibadah haji telah terlaksana dengan sebaik-baiknya,” ungkapnya.

Al Haris mengatakan panitia dan pemerintah daerah akan terus memantau kondisi kesehatan jamaah setelah kepulangan. Pemerintah juga akan berkoordinasi dengan fasilitas kesehatan setempat untuk memastikan jamaah yang membutuhkan pemulihan dapat tertangani dengan baik.

“Panitia dan pemerintah daerah akan terus memantau kondisi kesehatan jamaah pasca-kepulangan dan berkoordinasi dengan fasilitas kesehatan setempat untuk memastikan pemulihan penuh,” lanjutnya.

Gubernur juga optimistis kualitas layanan haji ke depan akan semakin baik. Ia menyebut adanya pembaruan dan penguatan manajemen haji menjadi harapan baru dalam peningkatan pelayanan kepada jamaah.

“Insya Allah layanan haji kita akan semakin baik,” ucapnya.

Penyambutan jamaah haji BTH 13 Kota Jambi ini menjadi penutup dari perjalanan panjang ibadah yang telah dilalui jamaah. Dari keberangkatan, perjalanan, puncak ibadah, hingga kembali ke tanah air, seluruh rangkaian itu menyisakan rasa syukur dan harapan.

Al Haris berharap jamaah haji yang telah kembali ke Jambi dapat menjaga kemabruran hajinya dalam kehidupan sehari-hari. Bukan hanya dengan ibadah pribadi, tetapi juga dengan akhlak yang lebih baik, kepedulian sosial, dan keteladanan di tengah masyarakat.

Malam itu, Asrama Haji Kota Baru Jambi menjadi ruang pertemuan antara rindu dan syukur. Jamaah pulang membawa cerita dari Tanah Suci. Pemerintah menyambut dengan doa. Keluarga menanti dengan haru.

Dan dari hadapan jamaah, Al Haris menyampaikan pesan yang sederhana tetapi penting: selamat kembali ke Jambi, semoga menjadi haji mabrur, dan maaf bila pelayanan belum sepenuhnya sempurna. (*)

BeritaSatu Network