Komisi IV Sidak Stadion Persijam, DPRD Soroti Kondisi Memprihatinkan: Becek, Kumuh, hingga Minim Perawatan

WIB
IST

JAMBI – Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Jambi turun langsung ke lapangan meninjau kondisi Stadion Persijam Kota Jambi, Senin (20/04/2026). Kegiatan ini dipimpin Ketua Komisi IV, Martua Muda Siregar, bersama Koordinator Komisi IV Naim, serta sejumlah anggota dewan.
Peninjauan tersebut turut didampingi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Jambi, Erwandi, dan Ketua KONI Kota Jambi, Antoni Karya Gumay.

Namun, hasil sidak justru membuka fakta yang memprihatinkan. Anggota Komisi IV DPRD Kota Jambi, Saiful, menilai kondisi stadion jauh dari kata layak, baik dari sisi fasilitas maupun perawatan.

“Kondisinya sangat memprihatinkan. Becek hampir di seluruh area, baik di dalam lapangan maupun di luar stadion. Genangan air terlihat di banyak titik, ini tentu sangat mengganggu aktivitas olahraga dan berpotensi merusak fasilitas yang ada,” ujarnya dengan nada kecewa.

Ia juga menyoroti lemahnya perawatan kawasan stadion yang terkesan dibiarkan tanpa pengelolaan serius. Pagar stadion, menurutnya, dipenuhi rumput liar yang tumbuh tak terkendali, menciptakan kesan kumuh dan tidak terurus.

“Kita lihat sendiri bagaimana kondisi pagar stadion yang ditumbuhi rumput liar. Ini menunjukkan kurangnya perhatian terhadap perawatan." tegasnya.

Saiful pun mendesak pihak terkait untuk segera mengambil langkah konkret. Ia meminta KONI dan Dispora meningkatkan kepedulian terhadap fasilitas olahraga tersebut, serta mendorong Dinas PUPR untuk segera menangani persoalan teknis di lapangan.

“Saya menghimbau KONI dan Dispora agar lebih peduli. Bersihkan rumput di pagar itu. Untuk PUTR, kami minta segera selesaikan persoalan genangan air dan perbaiki jalan yang berlubang,” tegasnya.

Tak hanya itu, ia juga menekankan pentingnya pembenahan menyeluruh, mulai dari kualitas rumput lapangan hingga kondisi tribun stadion yang menjadi fasilitas utama bagi masyarakat.

“Rumput lapangan harus diperbaiki agar layak digunakan untuk pertandingan. Tribun juga perlu diperhatikan demi kenyamanan penonton. Ini bukan hanya soal estetika, tapi juga soal keselamatan dan kelayakan fasilitas publik,” tambahnya.

Di akhir pernyataannya, Saiful mengaku prihatin sekaligus malu melihat kondisi stadion yang masih digunakan untuk kegiatan olahraga, namun jauh dari standar yang seharusnya.

“Kami tidak enak dengan masyarakat. Stadion ini masih digunakan untuk pertandingan, tapi kondisinya seperti semak belukar. Sebagai wakil rakyat, wajar kami merasa malu melihat kondisi ini,” pungkasnya.

Sidak ini menjadi peringatan keras bagi instansi terkait. Stadion Persijam yang seharusnya menjadi kebanggaan warga Kota Jambi, kini justru menjadi sorotan tajam akibat minimnya perhatian dan perawatan. Kini, publik menunggu langkah nyata bukan sekadar janji.

BeritaSatu Network