Muara Sabak - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mulai didistribusikan di wilayah Muara Sabak, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjab Timur), menuai respons positif dan viral di media sosial.
Bukan sekadar nasi kotak biasa, menu yang dibagikan oleh Satuan Pelayanan Gizi (SPPG) Muara Sabak ini sukses membuat warganet dan siswa terbelalak karena isinya yang padat dan bervariasi.
Berdasarkan unggahan terbaru akun SPPG Muara Sabak, paket makanan yang dibagikan bertajuk "Menu Kering" yang disiapkan untuk periode akhir Februari. Isinya dinilai sangat "mewah" untuk ukuran jajanan anak sekolah.
Dalam satu paket wadah transparan, siswa mendapatkan asupan protein "double" berupa dua butir telur rebus. Tak hanya itu, asupan vitamin dipenuhi dengan potongan buah segar yang tidak pelit, mulai dari buah pir utuh yang dibungkus jaring busa, pisang, hingga buah apel merah yang segar.
Yang menarik, menyambut suasana jelang bulan suci, paket tersebut juga dilengkapi dengan buah kurma dan kacang hijau, sangat pas untuk melatih anak-anak berbuka puasa. Bahkan, terlihat juga buah lengkeng tersaji rapi dalam kemasan.
Selain menu buah dan protein, siswa juga dimanjakan dengan varian karbohidrat yang menggugah selera. Terlihat tumpukan donat bertabur cokelat kacang dan aneka roti manis yang dikemas higienis plastik satu per satu.
Kelengkapan menu inilah yang memicu komentar antusias dari para warganet di kolom komentar. Akun milen, mengaku sangat puas dengan porsi yang diterimanya.
"Waaa makasih min MBG-nya penuh banget, puas deh kalau aku mau makan pas buka, ini dari SD 24," tulisnya riang.
Adanya kurma dalam paket tersebut menjawab alasan mengapa siswa menyebut menu ini cocok untuk "makan pas buka".
Senada, akun Lovee juga memuji cita rasa menu roti yang disajikan. "Menunya enak banget ya ," tulisnya.
Admin akun SPPG Muara Sabak pun merespons positif antusiasme tersebut. "Bismillah.. Hari ini di bulan penuh berkah. Alhamdulillah SPPG Muara Sabak bisa berbagi," tulis keterangan dalam unggahan yang menyertakan lagu bernuansa Ramadan tersebut.
Meski menu ini banjir pujian, distribusi yang merata ke seluruh sekolah, termasuk PAUD dan wilayah Siau Dalam, masih menjadi "PR" yang dinantikan oleh masyarakat Tanjab Timur lainnya.(*)