Bazar Ramadan BKOW Digelar 5 Hari, Wagub: Ini Ruang Pemberdayaan dan Kepedulian

WIB
IST

Jambi – Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani membuka secara resmi Bazar Ramadan yang digelar Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Jambi di Gedung Wanita BKOW, Selasa (24/2/2026). Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama kurang lebih lima hari ke depan.

Acara pembukaan turut dihadiri unsur Forkopimda, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Jambi Iin Kurniasih Sudirman, kepala perangkat daerah lingkup Pemprov Jambi, pengurus dan anggota BKOW, tokoh wanita, serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Wagub Sani menilai bazar Ramadan ini bukan sekadar ajang jual beli, tetapi menjadi ruang kolaborasi, ruang pemberdayaan, dan ruang kepedulian sosial.

“Ramadan selalu membawa peningkatan kebutuhan masyarakat, terutama bahan pokok dan kebutuhan konsumsi keluarga. Kehadiran bazar seperti ini memberikan solusi nyata, menghadirkan produk dengan harga terjangkau sekaligus membuka peluang usaha bagi para pelaku UMKM, khususnya perempuan,” ujarnya.

Perempuan Pilar Ekonomi Keluarga

Wagub menegaskan peran strategis perempuan dalam ketahanan ekonomi keluarga. Banyak usaha rumahan, kata dia, tumbuh dari skala kecil namun mampu menopang pendidikan anak dan membantu perekonomian rumah tangga.

“Organisasi wanita bukan pelengkap pembangunan, tetapi mitra utama dalam membangun sumber daya manusia yang tangguh, berakhlak, dan produktif,” tegasnya.

Ia berharap bazar ini menjadi momentum peningkatan kualitas produk, perbaikan kemasan, perluasan jaringan pemasaran, hingga pemanfaatan platform digital agar UMKM Jambi mampu naik kelas dan menembus pasar yang lebih luas.

Dukungan Program Pro-Jambi

Sani juga menyampaikan bahwa Pemprov Jambi terus memberikan perhatian terhadap UMKM dan industri rumah tangga melalui Program Jaringan Majukan Jambi (Pro-Jambi), khususnya pada pilar Pro-Jambi Tangguh.

Melalui program tersebut, pemerintah memberikan bantuan modal kerja bagi UMKM, industri rumah tangga, hingga startup milenial. Ia meminta dukungan BKOW agar program tersebut tepat sasaran dan menjangkau pelaku usaha yang benar-benar membutuhkan.

Selain aspek ekonomi, Wagub menekankan bahwa Ramadan adalah bulan solidaritas.

“Keberhasilan bukan hanya diukur dari omzet, tetapi dari seberapa besar manfaat yang kita hadirkan bagi sesama. Mari kita jadikan ini gerakan bersama untuk memperkuat kepedulian sosial,” pungkasnya.

Disperindag Imbau Belanja Bijak

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jambi Kemas Muhammad Fuad mengimbau masyarakat agar bijak dalam berbelanja.

“Jangan menimbun dan membeli berlebihan. Sesuaikan dengan kebutuhan,” katanya.

Ia menyebut daya beli masyarakat masih terjaga dan harga bahan pokok relatif stabil. Dalam bazar ini, Disperindag juga menghadirkan pasar murah dengan subsidi harga dari pemerintah untuk komoditas seperti beras dan minyak goreng.

Program bazar dan pasar murah tersebut tidak hanya digelar di Kota Jambi, tetapi juga di 11 kabupaten/kota lainnya.

“Kegiatan ini sudah terjadwal dan menjadi bagian dari strategi pimpinan daerah untuk membantu masyarakat yang membutuhkan,” jelasnya.

Bazar Ramadan BKOW diharapkan tak hanya menjadi pusat transaksi, tetapi juga menjadi simbol penguatan ekonomi perempuan dan solidaritas sosial di tengah masyarakat Jambi. (*)

BeritaSatu Network