Jambi — Gubernur Jambi Al Haris meminta para juara Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) ke-55 tingkat Provinsi Jambi segera mendapatkan pembinaan intensif. Prestasi di tingkat provinsi harus menjadi modal untuk bersaing di panggung nasional.
Pesan itu disampaikan Al Haris saat menutup MTQH ke-55 di Lapangan Kantor Wali Kota Jambi, Sabtu (7/11/2026) malam.
Dalam keterangan Diskominfo Provinsi Jambi, pembinaan tersebut diarahkan untuk mempersiapkan kafilah menghadapi MTQ Nasional 2027 di Jakarta. Al Haris menginginkan persiapan dilakukan secara serius, mulai dari pemusatan latihan hingga pendampingan pelatih dan tenaga ahli.
“Saya ingin para juara ini benar-benar dipersiapkan dan digenjot secara matang. Kita harus melakukan pembinaan secara serius, sehingga ketika tampil di MTQ Nasional di Jakarta nanti, mereka sudah siap, memiliki kemampuan yang semakin baik, dan mampu bersaing membawa nama Provinsi Jambi,” ujar Al Haris.
Menurutnya, gelar juara di tingkat provinsi merupakan awal untuk terus meningkatkan kemampuan. Karena itu, pembinaan perlu dilakukan secara intensif dan terarah agar para peserta memiliki kesiapan matang sebelum menghadapi persaingan nasional.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi Mahbub Daryanto turut menekankan pentingnya pembinaan Al-Qur’an yang berkelanjutan. Ia mendorong keterlibatan berbagai unsur untuk memperluas syiar sekaligus meningkatkan kecintaan dan pemahaman masyarakat terhadap Al-Qur’an.
Sementara itu, Ketua LPTQ Kota Jambi yang juga Wakil Wali Kota Jambi, Diza, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, dewan hakim, panitia, dan seluruh pihak yang mendukung penyelenggaraan MTQH.
Ia berharap ajang tersebut turut mempererat silaturahmi dan melahirkan generasi Qurani di Provinsi Jambi.
Penutupan MTQH diawali penampilan tari kreasi Kompang Rebana, dilanjutkan pembacaan Ummul Qur’an dan ayat suci Al-Qur’an. Kegiatan itu dihadiri unsur Forkopimda Provinsi Jambi, para bupati dan wali kota, serta Ketua TP PKK kabupaten/kota.
Melalui penyelenggaraan MTQH, pembinaan peserta berprestasi diharapkan berjalan seiring dengan penguatan pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat.(*)