Mall JBC Kian Nyata, Ruko Jambi Business Center Kini Dipasarkan Rp2,6 Miliar

WIB
Ist

JAMBI – Perkembangan Jambi Business Center (JBC) semakin menunjukkan bentuknya sebagai salah satu kawasan bisnis dan komersial baru di Kota Jambi.

Pembangunan Mall JBC terus bergerak, kawasan superblock semakin terbentuk, dan unit-unit ruko komersial yang berada di dalamnya kini dipasarkan dengan harga terbaru Rp2,6 miliar.

Harga tersebut naik dari sebelumnya Rp2,5 miliar.

Kenaikan sekitar Rp100 juta itu menjadi salah satu indikator perubahan harga yang mengikuti perkembangan kawasan JBC.

Bagi pengembang, momentum ini sekaligus menjadi sinyal bahwa kawasan bisnis tersebut terus bertumbuh dan mulai memasuki fase baru.

Mall JBC Semakin Nyata

Salah satu pengungkit utama perkembangan kawasan adalah Mall JBC.

Pembangunan pusat perbelanjaan tersebut semakin terlihat dan diproyeksikan menjadi salah satu pusat aktivitas baru di kawasan Jambi Business Center.

Kehadiran mall diharapkan memperkuat ekosistem bisnis di sekitarnya.

Ruko.

Tenant.

Kuliner.

Jasa.

Retail.

Hingga berbagai aktivitas komersial lain dapat tumbuh seiring meningkatnya mobilitas masyarakat ke kawasan tersebut.

Karena itu, keberadaan Mall JBC tidak hanya menjadi tambahan fasilitas.

Ia diproyeksikan menjadi magnet yang memperkuat nilai kawasan secara keseluruhan.

Harga Ruko Kini Rp2,6 Miliar

Dalam materi pemasaran terbaru, ruko JBC kini dipasarkan pada harga Rp2,6 miliar.

Sebelumnya, harga yang ditampilkan berada di level Rp2,5 miliar.

Artinya, terjadi penyesuaian sekitar Rp100 juta atau kurang lebih 4 persen.

Pengembang juga menyebut stok unit semakin terbatas.

Ruko yang dipasarkan berada di kawasan superblock Jambi Business Center dan disebut telah siap serah terima.

Dengan kondisi tersebut, calon pemilik tidak harus menunggu pembangunan unit selesai untuk mulai mempersiapkan usaha atau pemanfaatan properti.

Bukan Sekadar Tempat Usaha

JBC menempatkan ruko sebagai bagian dari ekosistem kawasan.

Bukan sekadar bangunan komersial yang berdiri sendiri.

Semakin berkembang kawasan, semakin besar pula potensi terbentuknya aktivitas ekonomi di sekitarnya.

Mall menjadi pusat kunjungan.

Ruko menjadi ruang usaha.

Tenant menghadirkan aktivitas.

Dan kawasan berkembang menjadi tujuan baru bagi masyarakat.

Model pengembangan semacam ini membuat nilai sebuah ruko tidak hanya ditentukan oleh luas bangunan.

Posisi unit, akses, fasilitas kawasan dan perkembangan lingkungan komersial ikut menjadi pertimbangan.

Momentum Masuk Lebih Awal

Dalam materi promosinya, JBC mengangkat pesan agar calon konsumen tidak menunggu hingga kawasan semakin ramai.

Narasinya sederhana.

Ketika kawasan terus tumbuh, kebutuhan ruang usaha ikut meningkat.

Dan saat aktivitas bisnis semakin padat, harga properti berpotensi kembali menyesuaikan mengikuti perkembangan kawasan.

Karena itu, fase pembangunan saat ini diposisikan sebagai momentum untuk masuk lebih awal.

Terutama bagi pelaku usaha yang ingin memiliki lokasi permanen maupun pembeli yang melihat properti komersial sebagai aset jangka panjang.

Siap Serah Terima Jadi Nilai Tambah

Status siap serah terima menjadi salah satu keunggulan yang ditawarkan.

Bagi pelaku usaha, kondisi tersebut memberi kepastian waktu.

Unit dapat segera dipersiapkan.

Interior bisa mulai dirancang.

Konsep bisnis dapat dikembangkan.

Dan operasional dapat disesuaikan dengan perkembangan aktivitas kawasan.

Hal ini berbeda dengan pembelian unit yang masih harus menunggu pembangunan dalam jangka panjang.

JBC Bidik Jadi Kawasan Bisnis Terpadu

Jambi Business Center dikembangkan dengan konsep kawasan bisnis terpadu atau superblock.

Artinya, berbagai fungsi komersial ditempatkan dalam satu kawasan.

Pusat perbelanjaan.

Ruko.

Area bisnis.

Kuliner.

Jasa.

Dan aktivitas publik diharapkan tumbuh dalam satu ekosistem.

Pendekatan itu diarahkan untuk menciptakan kawasan yang hidup sepanjang hari, bukan sekadar ramai pada jam tertentu.

Semakin banyak fungsi yang berjalan, semakin kuat pula daya tarik kawasan.

Lokasi di Danau Sipin

Marketing Gallery JBC berada di Jalan Kapten A. Bakaruddin, Kelurahan Selamat, Kecamatan Danau Sipin, Kota Jambi.

Calon konsumen juga dapat memperoleh informasi melalui nomor 0811-710-188 serta laman www.pkpjbc.com.

Lokasi tersebut menjadi salah satu titik pengembangan kawasan komersial baru di Kota Jambi.

Harga Bergerak, Kawasan Terus Tumbuh

Perjalanan harga dari Rp2,5 miliar ke Rp2,6 miliar menjadi bagian dari dinamika perkembangan JBC.

Namun bagi calon pembeli, pertimbangan tentu tidak berhenti pada harga.

Yang lebih penting adalah melihat arah kawasan.

Apakah mall berkembang.

Apakah tenant bertambah.

Apakah aktivitas publik tumbuh.

Dan apakah ruko memiliki posisi yang mendukung kebutuhan bisnis dalam jangka panjang.

JBC kini sedang bergerak ke fase itu.

Mall semakin nyata.

Ruko siap serah terima.

Stok disebut semakin terbatas.

Dan harga sudah mulai menyesuaikan.

Bagi yang melihat pertumbuhan kawasan sebagai peluang, Jambi Business Center kini tidak lagi hanya menjual bangunan, tetapi menawarkan posisi di dalam kawasan bisnis yang sedang tumbuh. (*)

BeritaSatu Network