Jambi - Dinas Pendidikan Provinsi Jambi mengusulkan sekitar 1.800 formasi guru untuk rekrutmen CPNS 2027. Tambahan tenaga pengajar dibutuhkan untuk menggantikan guru yang pensiun sekaligus memperbaiki pemerataan guru di sekolah.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi M. Umar mengatakan kebutuhan tersebut menjadi dasar pengajuan formasi baru.
“Yang kita usulkan sekitar 1.800 formasi guru. Ini untuk pemerataan sekaligus menggantikan guru-guru yang sudah pensiun,” ujar Umar.
Usulan itu disebut telah disampaikan Disdik kepada Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jambi. Kebutuhannya mencakup 289 satuan pendidikan jenjang SMA, SMK, dan SLB.
Perhatian juga diarahkan pada pemenuhan guru produktif dan vokasi di SMK. Artinya, kebutuhan yang diajukan ikut mempertimbangkan bidang keahlian tenaga pengajar yang diperlukan sekolah.
Bertambahnya sekolah baru turut menambah kebutuhan tenaga pendidik. Sekolah-sekolah tersebut memerlukan guru sesuai mata pelajaran dan kompetensi yang diajarkan. Umar berharap kebutuhan itu dapat dipenuhi melalui penerimaan CPNS.
“Harapannya 1.800 itu bisa terakomodasi melalui CPNS murni,” katanya.
Persoalan kekurangan guru sendiri sudah masuk dalam catatan perencanaan pendidikan daerah.
Dalam Rencana Kerja Dinas Pendidikan Provinsi Jambi Tahun 2026, belum tercukupinya pendidik dan tenaga kependidikan serta distribusi yang belum merata dicatat sebagai hambatan pelayanan pendidikan. Dokumen itu juga menyoroti tenaga pendidik yang belum memenuhi kualifikasi atau kompetensi secara optimal.
Kebutuhan tambahan guru melalui jalur CPNS sebelumnya dibahas saat Disdik mendampingi Pansus IV DPRD Provinsi Jambi berkonsultasi ke Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah pada 14 April 2026.
Menurut publikasi di situs resmi Disdik Jambi, pembahasan tersebut juga menyoroti kekurangan guru akibat pensiun. Pemenuhan sarana pendidikan di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar turut menjadi perhatian.
Namun, kebutuhan tenaga baru juga berhadapan dengan pertimbangan kemampuan anggaran daerah.
Dalam pembahasan penerimaan CPNS 2026, Gubernur Jambi Al Haris sebelumnya mengingatkan bahwa penambahan pegawai harus dihitung agar belanja gaji tidak mempersempit anggaran pembangunan.
“Kalau menerima pegawai baru, kita khawatir nanti (anggaran) membengkak untuk belanja (gaji) pegawai, maka kita sulit untuk membangun daerah,” kata Al Haris di Jambi, Kamis (2/7/2026).
Saat itu, Al Haris menyebut penerimaan pegawai, apabila memungkinkan, akan difokuskan pada bidang yang paling dibutuhkan. Guru mata pelajaran tertentu dan dokter spesialis termasuk kebutuhan yang sedang dikaji BKD.
Pernyataan pada Juli tersebut merupakan konteks pembahasan rekrutmen 2026, bukan keputusan atas usulan 1.800 formasi guru untuk 2027 yang diberitakan pada Oktober.
Dalam dua laporan terbaru mengenai rencana 2027, angka 1.800 masih disebut sebagai usulan. Belum tercantum keputusan persetujuan formasi maupun jadwal pembukaan pendaftaran.
Rincian jumlah kebutuhan per mata pelajaran dan alokasi masing-masing sekolah juga belum dijelaskan. Bagi calon pelamar, kepastian itulah yang masih perlu ditunggu sebelum usulan tersebut benar-benar menjadi kesempatan mengikuti seleksi.(*)