Penulis: Jefri Al Kausar, S.Tr.T., M.Si.
Program Studi Ilmu Pemerintahan Jurusan Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Fakultas Hukum Universitas Jambi mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang bertema “Penguatan Kapasitas Masyarakat dalam Pengelolaan Wisata Melalui Prinsip Community Based Tourism (CBT) untuk Mendukung Program Kampung Bahagia di Kelurahan Eka Jaya Kota Jambi”
Kegiatan ini diselenggarakan pada Sabtu, 12 September, bertempat di Sekretariat RT022, Kelurahan Eka Jaya, Kecamatan Pall Merah, Kota Jambi. Acara ini dibuka secara resmi oleh pihak Kelurahan Eka Jaya yang diwakili oleh Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Eka Jaya, Drs. H. Imron Pehan, M.Pd., dan dihadiri oleh perangkat kelurahan, Ketua RT 022 Samiyo Edi Karso, pelaku usaha mikro, ibu rumah tangga dan pkk, siswa/i SMK Dharma Bakti 4, serta masyarakat setempat yang aktif mengembangkan produk lokal.
Dalam sambutannya, Ketua LPM Kelurahan Eka Jaya, Imran, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada civitas akademika Universitas Jambi atas inisiatif dan kontribusinya dalam mendukung program kampung bahagia dan berharap agar kegiatan ini dapat berkelanjutan serta memberikan dampak bagi kelurahan.
“Kegiatan ini memiliki peran penting dalam mendorong program kampung bahagia pada Kota Jambi, diharapkan keberlanjutan dari kegiatan ini dapat berdampak bagi masyarakat sekitar,” kata Ketua LPM Kelurahan Eka Jaya, Imran.
Sesi kegiatan diisi oleh Citra Darminto, S.IP., M.MP, yang merupakan dosen pada Program Studi Ilmu Pemerintahan sekaligus pemateri utama dalam kegiatan tersebut. Dalam paparannya, Citra Darminto menekankan pentingnya peningkatan kapasitas masyarakat dalam mengelola wisata berbasis komunitas guna mendukung pembangunan berkelanjutan dan Program Kampung Bahagia di Kelurahan Eka Jaya.
Dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Riri Maria Fatriani, S.Sos, M.Si., sebagai bagian program dari mahasiswa yang melaksanakan magang di RT 022, Kelurahan Eka Jaya, Kecamatan Pall Merah, Kota Jambi. Dalam pemaparannya, Riri Maria Fatriani membahas tentang kenakalan remaja, serta cara mencegahnya, yang tidak hanya dimulai dari sekolah atau lingkungan saja, tetapi juga bagaimana kenakalan remaja tersebut dapat di mitigasi mulai dari rumah. Kemudian, dilakukan sesi penjemputan mahasiswa yang telah melaksanakan magang yang berlokasi di RT 022, Kelurahan Eka Jaya, Kecamatan Pall Merah, Kota Jambi.
Kelurahan Eka Jaya di Kota Jambi menyimpan potensi besar dalam pengembangan pariwisata berbasis masyarakat. Keberadaan budidaya ikan lele, sistem pertanian akuaponik, pengolahan sampah organik berbasis maggot, hingga berbagai aktivitas edukasi lingkungan menjadi bagian integral dari penguatan kawasan Desa Wisata Berseri. Namun, kekayaan sumber daya lokal tersebut belum mampu memberikan dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan secara optimal akibat terbatasnya pemahaman masyarakat mengenai prinsip Community Based Tourism (CBT) serta masih lemahnya kelembagaan komunitas di tingkat lokal.
Merespons tantangan tersebut, tim pengabdian kepada masyarakat dari Program Studi Ilmu Pemerintahan, Jurusan Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas Hukum, Universitas Jambi (UNJA) yang beranggotakan Rio Yusri Maulana, Mirza Sazeta, Dimas Subekti, Citra Darminto, Jefri Al Kausar, dan Riri Maria Fatriani turun langsung mendampingi warga. Inisiatif ini dirancang khusus untuk meningkatkan kapasitas tata kelola pariwisata lokal sekaligus menyukseskan implementasi Program Kampung Bahagia di Kelurahan Eka Jaya.
Melalui pendekatan partisipatif, program pendampingan ini tidak hanya mentransfer pengetahuan, tetapi juga melibatkan pihak kelurahan, kelompok masyarakat, dan mahasiswa secara aktif. Rangkaian kegiatan diawali dari koordinasi mitra, identifikasi kebutuhan, hingga sosialisasi ke masyarakat. Langkah ini diambil guna memastikan bahwa pengembangan destinasi wisata berangkat dari kesadaran dan kebutuhan riil masyarakat setempat.
Sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah kelurahan, dan masyarakat Eka Jaya ini menegaskan pentingnya pergeseran paradigma dari pembangunan top-down menuju pembedayaan berbasis komunitas. Dengan menguatnya kapasitas warga sebagai aktor utama, integrasi antara pemanfaatan lingkungan, peningkatan ekonomi lokal, dan ketercapaian Program Kampung Bahagia di Kota Jambi kini memiliki pijakan yang lebih kokoh dan berkelanjutan.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama antara tim dosen, peserta, dan pihak Kelurahan Eka Jaya sebagai simbol kebersamaan dalam mewujudkan penguatan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan wisata. Melalui kegiatan ini, Program Studi Ilmu Pemerintahan Fakultas Hukum Universitas Jambi menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mengembangkan masyarakat yang mandiri, kreatif, dan adaptif terhadap perubahan zaman. (*)