JAMBI - Sahabat Alam Jambi resmi memberikan surat rekomendasi kepada Khoiron Fauzi untuk mengikuti seleksi calon anggota Komisi Informasi (KI) Provinsi Jambi periode 2026–2030.
Dukungan itu diberikan menjelang dibukanya penerimaan dokumen calon anggota KI Provinsi Jambi yang dijadwalkan berlangsung pada 14 hingga 26 September 2026.
Sahabat Alam Jambi menilai keterbukaan informasi publik memiliki hubungan erat dengan pengawasan masyarakat, termasuk dalam isu lingkungan hidup, pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan.
Dorong Figur Muda Masuk Komisi Informasi
Dalam keterangan tertulis, Ketua Sahabat Alam Jambi menilai Khoiron sebagai figur muda yang memiliki integritas dan rekam jejak dalam menyuarakan isu publik serta transparansi.
“Kami memandang Khoiron Fauzi sebagai figur ideal yang mampu membawa energi baru di Komisi Informasi Jambi,” ujarnya.
Menurut Sahabat Alam Jambi, fungsi Komisi Informasi menjadi penting karena keterbukaan data dan dokumen publik merupakan salah satu instrumen pengawasan masyarakat terhadap penyelenggaraan pemerintahan.
“Keterbukaan informasi adalah pilar utama dalam pengawasan lingkungan dan pelayanan publik. Kami yakin kapasitasnya mampu mengawal mandat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dengan baik,” lanjutnya.
Transparansi Lingkungan Ikut Jadi Perhatian
Masuknya organisasi lingkungan dalam memberikan rekomendasi juga membawa isu keterbukaan informasi lingkungan ke dalam pembicaraan.
Akses masyarakat terhadap informasi kebijakan, program, anggaran maupun keputusan pemerintah dapat menjadi penting ketika berkaitan dengan pengelolaan sumber daya alam dan dampaknya terhadap publik.
Karena itu, Sahabat Alam Jambi menempatkan keterbukaan informasi bukan hanya sebagai persoalan administrasi.
Tetapi sebagai bagian dari akuntabilitas.
Khoiron: Rekomendasi Ini Amanah
Khoiron Fauzi menyampaikan apresiasi atas dukungan tersebut.
Ia mengatakan rekomendasi dari organisasi masyarakat sipil menjadi dorongan moral baginya untuk mengikuti proses seleksi.
“Rekomendasi dari Sahabat Alam Jambi ini adalah amanah,” kata Khoiron.
Menurutnya, hak masyarakat memperoleh informasi memiliki cakupan luas.
“Keterbukaan informasi bukan sekadar urusan administratif, melainkan instrumen penting guna memastikan hak-hak masyarakat terpenuhi, termasuk dalam mengakses informasi kebijakan daerah, anggaran, hingga isu strategis seperti lingkungan hidup,” ujarnya.
Khoiron mengatakan siap mengikuti proses seleksi dan menjalankan tanggung jawab jika nantinya memperoleh kepercayaan.
“Saya siap mendedikasikan diri jika diberikan amanah di Komisi Informasi,” katanya.
Pendaftaran Dibuka 14 September
Berdasarkan jadwal yang disampaikan dalam bahan seleksi, penerimaan dokumen calon anggota Komisi Informasi Provinsi Jambi dijadwalkan mulai 14 September hingga 26 September 2026.
Artinya, pemberian rekomendasi kepada Khoiron berlangsung sebelum periode pendaftaran dimulai.
Setelah pendaftaran, calon tetap harus mengikuti seluruh tahapan yang ditetapkan Tim Seleksi.
Dukungan organisasi tidak otomatis membuat seseorang lolos.
Kompetensi, independensi, integritas dan hasil setiap tahapan seleksi tetap menjadi penentu.
KI Punya Peran Strategis
Komisi Informasi memiliki posisi penting dalam sengketa dan pelaksanaan keterbukaan informasi publik.
Lembaga ini berada pada titik yang mempertemukan hak masyarakat untuk mendapatkan informasi dengan kewajiban badan publik untuk membuka informasi sesuai ketentuan.
Karena itu, kualitas komisioner menjadi penting.
Tidak hanya memahami regulasi.
Tetapi juga memiliki independensi dan kemampuan menjaga keseimbangan kepentingan publik.
Isu Transparansi Semakin Luas
Perkembangan pemerintahan digital membuat isu keterbukaan informasi juga semakin kompleks.
Masyarakat tidak hanya menuntut dokumen tersedia.
Informasi juga harus mudah diakses.
Dipahami.
Dan diberikan sesuai mekanisme yang jelas.
Persoalan anggaran, lingkungan, pelayanan publik, hingga pengambilan kebijakan menjadi sektor yang sering membutuhkan keterbukaan.
Di titik inilah peran Komisi Informasi menjadi relevan.
Seleksi Jadi Ujian Sesungguhnya
Rekomendasi Sahabat Alam Jambi menjadi modal awal bagi Khoiron Fauzi.
Namun proses berikutnya tetap berada di tangan Tim Seleksi.
Ia harus melewati tahapan sesuai jadwal dan persyaratan yang berlaku.
Dukunganq organisasi masyarakat sipil dapat menjadi penguat moral, tetapi kursi Komisi Informasi tetap harus ditentukan melalui proses seleksi yang terbuka, objektif dan mampu menjaring figur yang benar-benar independen serta berintegritas. (*)