Disdik Jambi Gandeng Kejari dan Polres Tanjab Timur Perkuat Budaya Antikorupsi di Sekolah

WIB
IST

Komitmen membangun dunia pendidikan yang bersih, transparan, aman dan berintegritas terus diperkuat oleh Dinas Pendidikam Provinsi Jambi.

Hal ini ditandai dengan pelaksanaan kegiatan silaturahmi dan sosialisasi pencegahan tindak pidana korupsi yang menghadirkan Kepala Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Timur, Anto Widi Nugraha dan Kapolres Tanjung Jabung Timur dalam Pertemuan Rutin Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA se Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Kegiatan yang berlangsung di SMAN 10 Tanjab Timur pada Kamis (4/6/2026) tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara dunia pendidikan, aparat penegak hukum dan pemangku kepentingan lainnya dalam menciptakan tata kelola pendidikan yang akuntabel dan bebas dari praktik korupsi.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, Umar menegaskan, penguatan pendidikan karakter dan budaya antikorupsi harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari proses pendidikan di sekolah.

Menurutnya, sekolah tidak hanya berfungsi sebagai tempat transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai ruang pembentukan karakter generasi muda yang menjunjung tinggi nilai kejujuran, disiplin, tanggung jawab, dan integritas.

"Kami mengapresiasi dukungan Kejaksaan Negeri dan Polres Tanjung Jabung Timur dalam memberikan edukasi kepada para kepala sekolah. Kolaborasi ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat tata kelola pendidikan yang bersih dan transparan sekaligus membangun budaya antikorupsi sejak dini di lingkungan sekolah," kata Umar.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Pendampingan Program Strategis pada Satuan Pendidikan.

Melalui kegiatan ini, Dinas Pendidikan Provinsi Jambi berharap seluruh kepala SMA di Kabupaten Tanjung Jabung Timur dapat menjadi agen perubahan dalam mewujudkan sekolah yang berintegritas, profesional, dan berorientasi pada pelayanan pendidikan yang berkualitas.

Sinergi antara dunia pendidikan dan aparat penegak hukum diharapkan semakin memperkuat upaya mencetak generasi muda yang cerdas, berkarakter, serta memiliki kesadaran hukum dan antikorupsi yang tinggi.(uda)

BeritaSatu Network