Al Haris Hadiri HUT Kota Jambi, Zulhas Siap Cek Pelabuhan Ujung Jabung

WIB
IST

Jambi - Gubernur Jambi Al Haris menghadiri peringatan Hari Jadi ke-80 Kota Jambi dan 625 Tahun Tanah Pilih Pusako Betuah. Kegiatan tersebut digelar dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Jambi, Selasa (2/6/2026).

Peringatan HUT Kota Jambi itu juga dihadiri Menteri Koordinator Pangan Zulkifli Hasan atau Zulhas, Wakil Menko Pangan Hanif Faisol, serta Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya.

Rapat paripurna berlangsung di ruang paripurna DPRD Kota Jambi.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Al Haris menyebut Kota Jambi sebagai etalase Provinsi Jambi di wilayah timur. Menurutnya, wajah Kota Jambi menjadi kesan pertama bagi siapa pun yang datang ke Jambi.

“Karena begitu turun di Kota Jambi, yang pertama terlihat adalah wajah Kota Jambi. Maka kota ini menjadi barometer bagi daerah lain di Provinsi Jambi,” ujar Al Haris.

Al Haris menilai perkembangan Kota Jambi dari masa ke masa mengalami kemajuan pesat. Ia juga memuji berbagai program pembangunan yang dijalankan Wali Kota Jambi Maulana.

Menurutnya, Pemerintah Provinsi Jambi akan terus mendukung kebijakan Pemerintah Kota Jambi, termasuk dalam penanganan banjir yang selama ini menjadi salah satu persoalan utama di ibu kota provinsi tersebut.

Al Haris menjelaskan, pembangunan kolam retensi dilakukan secara bersama antara pemerintah provinsi dan pemerintah kota. Termasuk pembelian lahan yang saat ini sedang dalam tahap pembangunan.

Selain itu, Al Haris juga meminta dukungan Menko Pangan Zulkifli Hasan untuk memperkuat usulan pembangunan Kampung Nelayan di Provinsi Jambi.

“Kita sudah mengajukan enam Kampung Nelayan, tiga di Tanjab Barat dan tiga di Tanjab Timur, ditambah satu Kota Jambi. Mudah-mudahan semuanya bisa terealisasi,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Al Haris juga menyampaikan apresiasi kepada Zulhas atas dukungan terhadap pembangunan apron Bandara Bungo.

Al Haris mengatakan, pembangunan apron tersebut akhirnya dapat terealisasi tahun ini setelah mendapat bantuan komunikasi dari Menko Pangan kepada Menteri Perhubungan.

Bahkan, pada 15 Juni mendatang, Batik Air dijadwalkan mulai melakukan penerbangan perdana ke Bungo.

Tidak hanya wilayah timur, Pemprov Jambi juga fokus mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah barat. Salah satunya melalui pengembangan Bandara Kerinci.

Al Haris berharap perpanjangan runway Bandara Kerinci dapat segera dilakukan agar pesawat NAM Air bisa mendarat di Kerinci.

Dalam forum itu, Al Haris juga kembali meminta dukungan percepatan pembangunan Pelabuhan Ujung Jabung.

Menurutnya, hingga kini komoditas unggulan Jambi seperti CPO dan batu bara masih dikirim melalui pelabuhan daerah lain karena Jambi belum memiliki pelabuhan laut yang memadai.

“Hari ini CPO dan batu bara Jambi masih keluar melalui Dumai dan Belawan karena kita belum punya pelabuhan sendiri. Kalau pelabuhan ada, tentu ekspor bisa langsung dari Jambi,” ujarnya.

Sementara itu, Menko Pangan Zulkifli Hasan mengatakan Kota Jambi memiliki sejarah panjang dan terus berkembang melalui berbagai program pembangunan.

Menurut Zulhas, Wali Kota Jambi Maulana berhasil menghadirkan berbagai program unggulan pemerintah. Mulai dari Kampung Nelayan, Sekolah Rakyat, hingga program SPPG.

Ketua Umum PAN itu juga memuji kemajuan pembangunan Pemerintah Provinsi Jambi di bawah kepemimpinan Gubernur Al Haris.

“Kerja sama pemerintah pusat, provinsi, kota dan kabupaten sekarang semakin luas di berbagai bidang,” kata Zulhas.

Terkait pembangunan pelabuhan, Zulhas mengaku telah berdiskusi khusus bersama Gubernur Jambi.

Ia menyebut Jambi sebenarnya pernah memiliki pelabuhan laut. Namun pembangunan pelabuhan tersebut tidak dilanjutkan.

“Saya nanti akan berkunjung ke sana untuk melihat langsung agar pelabuhan laut itu bisa kita lanjutkan. Karena ini menyangkut ekonomi rakyat, harga sawit dan komoditas lainnya,” pungkasnya.

Peringatan HUT Kota Jambi tahun ini tidak hanya menjadi agenda seremoni daerah. Forum tersebut juga menjadi ruang untuk mendorong sejumlah agenda strategis Jambi, mulai dari penanganan banjir, penguatan Kampung Nelayan, konektivitas udara Bungo-Kerinci, hingga percepatan Pelabuhan Ujung Jabung.

Di usia ke-80 Kota Jambi dan 625 Tahun Tanah Pilih Pusako Betuah, isu pembangunan tidak lagi berhenti pada wajah kota. Yang dipertaruhkan adalah masa depan konektivitas, ekonomi rakyat, dan posisi Jambi dalam peta logistik nasional.(*)

BeritaSatu Network