Palembang - PT Hutama Karya (Persero) terus mempercepat pembangunan Jalan Tol Palembang-Betung. Proyek strategis ini menjadi bagian penting untuk memperkuat konektivitas di wilayah Sumatera Selatan, sekaligus membuka akses penghubung menuju Provinsi Jambi.
Percepatan pekerjaan saat ini difokuskan pada Seksi Pangkalan Balai-Betung sepanjang 14,7 kilometer. Pada seksi ini, progres pengadaan lahan telah mencapai 89,09 persen, sementara progres konstruksi berada di angka 57,17 persen.
Hutama Karya memastikan percepatan pembangunan tetap dilakukan dengan memperhatikan mutu pekerjaan, keselamatan konstruksi, serta tata kelola proyek yang baik.
Direktur Operasi III Hutama Karya, Iwan Hermawan, mengatakan pembangunan Tol Palembang-Betung terus didorong agar berjalan sesuai target. Menurutnya, ruas ini memiliki posisi strategis karena menjadi bagian dari jaringan konektivitas utama di Sumatera bagian selatan.
“Pembangunan Tol Palembang-Betung terus kami dorong agar dapat berjalan sesuai target, dengan tetap mengutamakan aspek mutu, keselamatan, dan tata kelola konstruksi yang baik. Ruas ini memiliki peran strategis dalam memperkuat konektivitas di Sumatra Selatan, termasuk sebagai bagian dari jaringan yang nantinya menghubungkan Sumatra Selatan dengan Jambi,” ujar Iwan.
Hingga April 2026, progres pengadaan lahan Jalan Tol Palembang-Betung secara akumulatif telah mencapai 87,45 persen. Sementara itu, progres konstruksi secara keseluruhan telah mencapai 81,99 persen.
Ruas Tol Palembang-Betung dirancang sepanjang 69,2 kilometer. Proyek ini terbagi menjadi tiga bagian utama.
Pertama, Seksi Palembang-Rengas sepanjang 21,5 kilometer. Pada seksi ini, progres pengadaan lahan telah mencapai 95,43 persen dan progres konstruksi 92,07 persen.
Kedua, Seksi Rengas-Pangkalan Balai sepanjang 33 kilometer. Progres pengadaan lahannya telah mencapai 95,58 persen, sedangkan progres konstruksi mencapai 89,88 persen.
Ketiga, Seksi Pangkalan Balai-Betung sepanjang 14,7 kilometer. Seksi ini mencatat progres lahan 89,09 persen dan konstruksi 57,17 persen.
Untuk memastikan percepatan proyek berjalan optimal, jajaran manajemen Hutama Karya meninjau langsung proyek Tol Palembang-Betung pada Kamis (7/5/2026).
Peninjauan dilakukan oleh Direktur Operasi III Hutama Karya Iwan Hermawan, Plt Executive Vice President Divisi Pembangunan Jalan Tol Dwi Aryono Bayuaji, serta jajaran terkait.
Sejumlah titik pekerjaan menjadi perhatian dalam peninjauan tersebut. Di antaranya area vacuum, Tempat Istirahat dan Pelayanan atau TIP, serta Interchange Pangkalan Balai.
Peninjauan langsung ini dilakukan untuk memastikan setiap tahapan pekerjaan berjalan efektif. Selain itu, langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya mengidentifikasi hambatan teknis di lapangan agar dapat segera ditangani.
“Kami ingin memastikan setiap tahapan pekerjaan berjalan efektif dan sesuai standar. Koordinasi terus kami perkuat agar hambatan di lapangan dapat segera ditangani dan percepatan penyelesaian proyek dapat berjalan optimal,” kata Iwan.
Jalan Tol Palembang-Betung merupakan kelanjutan dari Jalan Tol Kayu Agung-Palembang yang telah beroperasi. Ke depan, ruas ini akan menjadi salah satu jalur penting dalam jaringan penghubung antara Provinsi Sumatera Selatan dan Jambi.
Kehadiran tol ini diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat, mempercepat distribusi logistik, dan memperkuat konektivitas antardaerah.
Dengan akses jalan yang semakin baik, waktu tempuh antarwilayah diyakini akan semakin singkat. Dampaknya, aktivitas ekonomi masyarakat dan dunia usaha di kawasan Sumatera bagian selatan dapat bergerak lebih cepat.
Hutama Karya juga berharap pembangunan Tol Palembang-Betung mampu membuka pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di sepanjang koridor jalan tol.
“Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan infrastruktur yang tidak hanya membangun konektivitas, tetapi juga membawa perubahan positif bagi kehidupan masyarakat. Kehadiran setiap ruas tol diharapkan dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat dan memberikan kontribusi bagi kemajuan daerah,” tutup Iwan.